Peristiwa perampokan ini berawal saat pemilik mobil Nuryanti Santoso tengah mengambil uang di ATM rest area Sentul, Kamis (23/5/2013) sekitar pukul 13.00 WIB. Tiba-tiba saja, Agusti muncul dari belakang dan mengancam dengan alat kejut listrik.
"Kejadiannya ketika ambil uang, datang seorang laki-laki mengancam dengan alat setrum dilingkar ke leher," papar Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Indratianingsih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan mereka sempat terhambat di depan mal Yogya di Jl Tole Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal karena macet. Kondisi ini digunakan Nuryanti untuk melarikan diri dan berteriak minta tolong ke warga.
"Korban lompat keluar dari mobil. Pelaku pun dikejar satpam pakai motor. Ada sejumlah motor juga yang mengejar," lanjut Indratianingsih.
Di sinilah pengejaran seru dimulai. Agusti mengendarai mobil curian dengan rusuh.
Agusti melaju ke arah Jl Abdullah bin Nuh dengan cara melawan arus. Di kawasan ini, Agusti sempat menyerempet sebuah mobil dan motor.
"Kemudian dia kabur ke arah Parung," sambungnya.
Agusti memang sempat tertahan di perempatan Kayu Manis karena ada angkot yang ngetem. Namun angkot ini pun ditabrak sehingga terus bergeser. Mobil yang ada di belakang Agusti juga tidak luput jadi korban dari aksi brutalnya.
"Dia kemudian ambil lajur kiri, ada motor yang halangi, semuanya ditabrak, ada 4. Bahkan ada yang sampai terseret beberapa meter. Saat di sini, warga juga sempat menimpuki mobil dengan batu tapi tidak pecah kaca jendelannya," papar Indratianingsih.
Sejumlah warga dari kawasan mal Yogya, masih terus mengejar Agusti. Pelarian Agusti akhirnya terhenti di Jl Raya Parung Bogor, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Parung. Mobil yang dikendarai Agusti terhenti setelah dikepung oleh puluhan orang.
"Kaca mobil dipecahi warga dan pelaku dipukuli. Saat ini kondisi pelaku pingsan," kata Kanit Reskrim Polsek Parung, AKP Nelson Siregar, saat dihubungi.
(/)











































