Detik.com News
Detik.com

Kamis, 23/05/2013 19:14 WIB

154 Pelajar SMA/MA di Jatim Tidak Lulus UN

Norma Anggara - detikNews
154 Pelajar SMA/MA di Jatim Tidak Lulus UN
Surabaya - Prosentase siswa SMA/MA yang tidak lulus Ujian Nasional 2013 menurun bila dibanding 3 tahun sebelumnya. Tahun ajaran 2012-2013 ini, 154 siswa yang tidak lulus berasal dari program Bahasa, IPA, IPS, dan Agama.

Sesuai data laporan hasil Ujian Nasional (UN) SMA/MA tahun ajaran 2012-2013, tahun 2011 ada 0,262 persen siswa tidak lulus. Tahun 2012 0,074 persen, sedangkan tahun 2013 ini turun menjadi 0,070 persen siswa tidak lulus.

Rinciannya sebagai berikut. Dari 4.996 peserta UN program Bahasa, 1 orang tidak lulus. Dari 96.621 peserta UN program IPA, sebanyak 46 siswa diantaranya tidak lulus. Sebanyak 116.034 peserta UN program IPS terdapat 102 siswa tidak lulus. Sementara untuk UN program Agama yang diikuti 3.089 siswa, ada 5 siswa yang tidak lulus.

"Jumlah siswa SMA/MA yang tidak lulus terbanyak berasal dari Kabupaten Sumenep, mungkin karena sakit atau pindah seolah. Ada sekitar 14 siswa asal Sumenep yang tidak lulus," kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun kepada wartawan, Kamis (23/5/2013).

Sementara jumlah peserta UN tidak lulus yang berasal dari SMK Swasta di Jatim sebanyak 189 siswa, atau 0,812 persen. Prosentase tersebut berasal dari total peserta UN dari 1034 SMK swasta yang memiliki 103.739 siswa.

Jumlah peserta UN asal SMK Negeri di Jatim yang tidak lulus sebanyak 219 siswa, atau 0,300 persen. Prosentase tersebut berasal dari total peserta UN dari 259 SMK Negeri di Jatim yang memiliki 72.894 siswa.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrm/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%