detikcom
Kamis, 23/05/2013 18:52 WIB

Lamongan Raih Nilai Tertinggi UN SMA Sederajat

Norma Anggara - detikNews
Surabaya - Nilai Ujian Nasional (UN) rata-rata per daerah tertinggi diraih oleh Kabupaten Lamongan, 8,50. Urutan ranking tersebut ditutup oleh nilai UN rata-rata wilayah Kota Surabaya yang hanya mencapai 8,10.

Ya, Kota Surabaya menduduki urutan nomor 11 setelah Kota Mojokerto. Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kota Surabaya memiliki nilai rata-rata UN 8,10.

"Nilai rata-rata UN tertinggi diraih Kabupaten Lamongan, kemudian disusul Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bojonegoro dan Kota Pasuruan," kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun kepada wartawan, Kamis (23/5/2013).

Setelah Kota Pasuruan, urutan tersebut disusul oleh Kabupaten Madiun dengan nilai 8,15, Kota Kediri 8,12, Kota Madiun 8,11, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kota Surabaya dengan nilai 8,10.

Kabupaten Lamongan yang menduduki peringkat pertama meraih nilai rata-rata UN 8,50. Peringkat kedua Kabupaten Sidoarjo 8,42, peringkat tiga Kabupaten Gresik 8,34, peringkat empat Kabupaten Bojonegoro 8,22 dan peringkat lima Kota Pasuruan 8,21.

Sementara itu, total nilai UN murni tertinggi SMA tahun ajaran 2012-2013 diraih oleh Program IPA SMA Dr Musta'in Romly Lamongan dengan total nilai 53,96. Total nilai UN tertinggi untuk program IPS diraih SMAN 3 Lamongan. Total nilai UN tertinggi untuk program Bahasa diraih SMAN 1 Manyar Gresik dengan nilai 51,15. Total nilai tertinggi UN untuk program Agama diraih MA Tarbiyatut Tholabah Lamongan dengan nilai 52,59.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrm/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%