detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 23/05/2013 18:00 WIB

Ada 24 Sekolah yang Siswanya Tidak Lulus UN 100 Persen

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Dari hasil data yang dikumpulkan Kemendikbud, sebanyak 15.476 sekolah dari 17.792 yang ada di seluruh Indonesia dinyatakan lulus 100 persen. Namun 24 sekolah siswanya diketahui tidak lulus 100 persen.

"Tahun ini masih ada saja sekolah yang tidak lulus seratus persen. Sebanyak 24 sekolah atau sebanyak 899 siswa dinyatakan tidak lulus," ujar Mendikbud M Nuh di Kantor Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Menurut Nuh, dari hasil tersebut nantinya, akan dilakukan analisis apa penyebab ke 24 sekolah itu tidak lulus seratus persen. Nantinya, kita akan lihat dulu apa sebenernya kekurangan di sekolah-sekolah tersebut.

"Apa karena keterbatasan infrastruktur atau gurunya, ini masih kita diagnosa resepnya seperti apa," ujar Nuh.

Nuh mengatakan, bagi siswa yang tidak lulus tetap sabar karena masih ada kesempatan. "Jadi tidak perlu kecewa, persiapkan diri saja untuk mengikuti ujian Paket C susulan," imbuhnya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(spt/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%