detikcom
Kamis, 23/05/2013 18:00 WIB

Ada 24 Sekolah yang Siswanya Tidak Lulus UN 100 Persen

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Dari hasil data yang dikumpulkan Kemendikbud, sebanyak 15.476 sekolah dari 17.792 yang ada di seluruh Indonesia dinyatakan lulus 100 persen. Namun 24 sekolah siswanya diketahui tidak lulus 100 persen.

"Tahun ini masih ada saja sekolah yang tidak lulus seratus persen. Sebanyak 24 sekolah atau sebanyak 899 siswa dinyatakan tidak lulus," ujar Mendikbud M Nuh di Kantor Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Menurut Nuh, dari hasil tersebut nantinya, akan dilakukan analisis apa penyebab ke 24 sekolah itu tidak lulus seratus persen. Nantinya, kita akan lihat dulu apa sebenernya kekurangan di sekolah-sekolah tersebut.

"Apa karena keterbatasan infrastruktur atau gurunya, ini masih kita diagnosa resepnya seperti apa," ujar Nuh.

Nuh mengatakan, bagi siswa yang tidak lulus tetap sabar karena masih ada kesempatan. "Jadi tidak perlu kecewa, persiapkan diri saja untuk mengikuti ujian Paket C susulan," imbuhnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(spt/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%