Kamis, 23/05/2013 16:25 WIB

Media Inggris Soal Pembunuhan: 'Darah di Tangannya, Kebencian di Matanya'

Rita Uli Hutapea - detikNews
salah seorang pelaku (ITV News)
London, - Publik Inggris digemparkan oleh insiden pembunuhan sadis seorang tentara di jalanan London di siang hari bolong. Media Inggris pun ramai memberitakan peristiwa mengerikan itu.

Dua pria berkulit hitam ditangkap usai pembunuhan keji yang terjadi di depan orang banyak di jalanan yang ramai di Woolwich tersebut. Sebelum polisi tiba di lokasi, kedua pembunuh sempat menyuruh orang-orang yang menyaksikan agar memfoto dan merekam aksi brutal mereka.

"Kami membunuh tentara Inggris. Ini mata untuk mata," demikian headline harian Sun hari ini seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (23/5/2013).

Kata-kata tersebut dilontarkan para pelaku usai menyerang korbannya dengan pisau dan golok dalam insiden yang terjadi di John Wilson Street pada Rabu (22/5) pukul 14:20 waktu setempat. Menurut saksi mata, korban diserang membabi-buta hingga tewas oleh dua pria berkulit hitam itu.

Dalam editorialnya, Sun menyebut serangan itu "nyaris tak bisa dipercaya". Sun pun menyerukan warga Inggris untuk mendukung para personel militer Inggris.

"Hari ini kita harus melawan para ekstremis dan berdiri bahu-membahu dengan dinas bersenjata kita," demikian ditulis Sun dalam editorialnya.

"Kita harus menunjukkan dukungan kita dengan kata-kata dan tindakan. Dan jika Anda melihat seorang tentara hari ini, jabat tangan mereka dan katakan terima kasih," demikian ditulis Sun.

Media Inggris lainnya, Daily Mail memasang foto seorang pelaku sedang memegang pisau dan golok berlumuran darah. "Darah di tangannya, kebencian di matanya," demikian headline media tersebut.

Sementara media Daily Telegraph menulis headline "Mata untuk mata, gigi untuk gigi. Kami tak akan berhenti bertempur sampai Anda tidak mengganggu kami."

Dalam editorialnya, Daily Telegraph mendukung pernyataan Perdana Menteri Inggris David Cameron bahwa negara tersebut "tak akan pernah tunduk" pada teroris.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%