detikcom
Kamis, 23/05/2013 15:27 WIB

Gagalkan Perkosaan, 3 Pelajar Heroik Terima Laptop dan Uang Rp 1 juta

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Selain mendapat beasiswa pendidikan, tiga pelajar yang berhasil menggagalkan upaya pemerkosaan juga mendapat hadiah berupa uang. Mereka masing-masing mendapat Rp 1 juta dan sebuah laptop.

"Kita memberikan juga uang senilai Rp 1 juta dan laptop untuk masing-masing siswa," kata Wakil Ketua KPAI Asrorun N Sholeh, dalam jumpa pers di kantor KPAI, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2013).

Asrorun mengatakan, pemberian hadiah tersebut berasal dari kerjasama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kemendikbud, serta Kementerian Agama. Selain itu, dua pelajar Madrasah Tsanawiyah dan satu SMPN 1 Ciawi itu juga mendapat beasiswa pendidikan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah atas.

Tiga pahlawan cilik itu antara lain Abrurrahman Assegaf siswa kelas SMP 3 Ciawi, serta Ilham Maulana dan Muhammad Abdul Aziz siswa MTs Fathan Mubina Ciawi. Ilham saat ini duduk di kelas 7, Assegaf di kelas 8, dan Aziz di kelas 9.

Saat ditanya untuk apa uang tersebut, mereka kompak mengatakan akan diberikan kepada orang tua. "Dikasih ke orang tua, kalau ada sisa, ya buat ditabung," ujar Ilham.

KPAI pun telah resmi menobatkan mereka sebagai pejuang perlindungan anak.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rna/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%