detikcom
Kamis, 23/05/2013 13:11 WIB

Adu Performance di Sertijab KSAD, Kopassus Juaranya

Nur Khafifah - detikNews
Sertijab KSAD (Khafifah/ detikcom)
Jakarta - Acara sertijab KASAD diwarnai dengan penampilan keahlian dari jajaran TNI. Keahlian tersebut terdiri dari berbagai macam hal, seperti terjun payung bebas, bela diri, tari-tarian, band dan penampilan helikopter TNI AD.

Terjun payung bebas dimulai dengan atraksi penerjun di atas halaman Mabes TNI AD dengan ketinggian 8.000 kaki. Penerjun yang berjumlah 11 orang tersebut membentuk suatu formasi. Salah satu penerjun tersebut adalah seorang wanita yang merupakan anggota Kopassus.

Usai menampilkan terjun payung, peserta upacara disuguhi dengan penampilan bela diri merpati putih. Penampilan tersebut disuguhkan oleh Kopassus.

Dalam penampilan tersebut, tampak seorang srikandi Kopassus melakukan bela diri melawan seorang prajurit laki-laki. Hebatnya, srikandi yang berasal dari Papua tersebut dapat mengalahkan lawannya itu. Ia memutar badan lawan hingga terlempar.

Setelah penampilan bela diri, kesatuan TNI AD menampilkan tari-tarian. Mereka membawa gendang dan mengenakan kostum. Tampak seorang prajurit berkostum hanoman di tengah para penari itu. Tari-tarian ini dipersembahkan oleh Akademi Militer AD.

Selain tarian, Akmil juga menampilkan keahlian anggotanya dalam bernyanyi. Mereka bernyanyi di atas sebuah mobil box. Mengenakan seragam taruna Akmil, kedua vokalis tersebut menyanyikan lagu group band Nidji dengan penuh semangat. Para penari juga tampak semakin energik mengiringi lagu yang tengah dinyanyikan.

Usai penampilan dari Akmil, kesatuan TNI AD menampilkan helikopter andalannya. Sebanyak 20 helikopter diterbangkan di atas halaman Mabes TNI AD.

Di akhir acara, diberikan penilaian terhadap penampilan devile dari masing-masing batalyon. Batalyon Infanteri 305 Kostrad mendapatkan juara 3. Juara 2 diraih oleh Batalyon Infanteri 300 Raider. Sedangkan juara pertama diraih oleh Kopassus.

KASAD Letjen Moeldoko dan Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo menyerahkan hadiah kepada para komandan masing-masing batalyon.

"Salam prajurit!" ujar KASAD Letjen Moeldoko sambil menyalami prajurit.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(kff/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%