Detik.com News
Detik.com
Kamis, 23/05/2013 12:56 WIB

Daftarkan Annas Jadi Cagub Riau, Golkar Tampilkan Pawai Budaya

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Daftarkan Annas Jadi Cagub Riau, Golkar Tampilkan Pawai Budaya Annas Maamun (Foto: Chaidir Anwar T/detikcom)
Pekanbaru - DPD Golkar Riau mendaftarkan Annas Maamun sebagai bakal calon Gubernur Riau ke KPUD. Mereka menampilkan berbagai kelompok budaya, mulai dari reog, barongsai hingga tarian Tortor.

Annas merupakan Bupati Rokan Hilir (Rohil) untuk 2 periode. Hingga saat ini, ia masih menjabat. Ia dipasangkan dengan anggota DPR RI dari Partai Golkar, Andi Rahman.

Pendaftaran dilakukan, Kamis (23/5/2013). Kantor KPUD di Jalan Gajah Mada ramai mendadak.

Annas datang dengan menggunakan mobil Landcruiser. Ia didampingi para pendukungnya.

Usai mendaftar, Annas menemui para pendukungnya. Annas juga sempat mengeluarkan uang pecahan Rp 100 ribu yang disawerkan kepada peserta pawai kebudayaan. Tak ada orasi politik. Dia langsung ngeloyor bersama pendukungnya usai mendaftar.

Sebelumnya, Ketua Tim Sukses Annas-Andi, Eddy Akhmad RM, kepada detikcom mengatakan, kendati hanya diusung Partai Golkar, tapi tidak tertutup kemungkinan ada lobi politik ke partai lain.

"Kita tengah melakukan lobi politik ke PDI Perjuangan, PPP dan partai lainnya untuk berkoalisi," terang Eddy.

Selama menjadi bupati, Annas dianggap berhasil membangun jalan nasional dari Kabupaten Rokan Hilir ke perbatasan Sumatera Utara. Jalan nasional di wilayahnya merupakan jalan terbaik di Riau. Sedangkan selebihnya, kondisi jalan nasional yang menjadi tanggungan pemerintah pusat itu banyak yang rusak parah.

Annas juga dikenal sebagai pelopor pembangunan IPDN. Saat ini IPDN Riau berpusat di Kabupaten Rokan Hilir.

Saat ini, Annas berusia 72 tahun. Bisa jadi, ia menjadi kandidat gubernur tertua di Indonesia.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%