detikcom
Kamis, 23/05/2013 12:17 WIB

Ahmad Zaki Cek Kabar Istrinya Terima Rp 1,025 M dari Fathanah

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Istri Ahmad Zaki masuk dalam daftar 45 perempuan yang ditransfer dana oleh Ahmad Fathanah. Duitnya cukup besar, mencapai Rp 1,025 miliar. Benarkah?

Daftar nama perempuan penerima duit dari Fathanah itu beredar pagi ini. Sejumlah nama disebutkan, mulai dari Sefti Sanustika, Tri Kurnia Rahayu dan nama-nama lainnya.

Nah, di antara nama itu ada Linda Silviana. Disebutkan, di adalah seorang dokter yang juga istri Ahmad Zaky. Jumlah uang yang ditransfer mencapai Rp 1,025 miliar dalam satu kali pengiriman.

Apa tanggapan Ahmad Zaki soal ini? "Saya baru baca. Nanti saya cek dulu," kata Zaki saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Kamis (23/5/2013).

Hingga saat ini belum ada tanggapan lebih lanjut dari Zaki soal ini.

Sebelumnya, Sefti Sanustika sudah mendapat informasi ada 45 perempuan yang ditransfer dana oleh Fathanah sejak tahun 2004. Sebagian ada yang dikenalnya, yakni ibundanya, Etti Sukaeti, dan Tri Kurnia, yang tak lain adalah sahabatnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(spt/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%