Detik.com News
Detik.com
Kamis, 23/05/2013 09:48 WIB

4 Suara Pembelaan 'Mama' Darin

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 5 Next »
4 Suara Pembelaan Mama Darin  - 2
1. Darin Baik-baik Saja, Keberadaannya 'Rahasia'

Bagaimana kabar Darin Mumtazah? Kata sang Bunda, Darin baik-baik saja. Tetapi perempuan yang biasa disapa Ummi itu enggan berkomentar soal keberadaan Darin.

"Alhamdulillah baik," ujarnya singkat sambil tancap gas melajukan motornya meninggalkan rumah Darin di Jalan Kebon Nanas 1 RT 12 RW 8 No 27A, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (22/5/2013).

Sementara itu, seorang tetangga Darin yang tinggal di depan rumahnya, Bude mengatakan, Darin dan ibunya memang kerap datang ke rumah tersebut. Jika sedang menginap di rumah, Darin jarang terlihat keluar.

"Nggak pernah keluar. Kadang-kadang dikunciin, nggak boleh keluar sama ibunya. Paling dia ngintip dari jendela," kata Bude.

Namun Bude juga mengatakan, jika Darin tergolong jarang menginap di rumah tersebut. Kalaupun datang, hanya sekadar singgah.

"Kadang-kadang tidur di sini, kadang-kadang nggak, tapi jam 5 subuh balik. Kalau datang sore atau maghrib terus nyalain lampu, terus pergi lagi. Cuma sebentar," ujarnya.



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%