detikcom
Kamis, 23/05/2013 09:05 WIB

Istri Fathanah Sefti Kini Banjir Job Main FTV

Moniq Shintami - detikNews
Depok - Mencuatnya kasus Ahmad Fathanah, mungkin membawa berkah tersendiri bagi Sefti Sanustika. Pedangdut yang dinikahi Fathanah ini, kini banjir tawaran bermain FTV. Anak semata wayang dari Fathanah, dia titipkan ke ibunya kala syuting.

"Saya saat ini tuh lagi sibuk syuting saja, jadi nggak mikirin kasus itu lagi. Sinetron FTV, tapi banyak, 10 judul kontraknya, tapi baru 1. Udah kontrak tapi tinggal jalanin saja," kata Sefti saat ditemui di rumahnya di Depok, Jabar, Kamis (23/5/2013).

Sefti bertutur, saat ini dia sedang sibuk dengan rutinitas bermain sinetron. Kadang dia pulang sampai malam, kadang juga sampai pagi. Jadwal syuting padat.

"Tergantung produksinya, kalau kita kan tinggal calling aja. Kalau produksinya kapan-kapan nggak tahu. Ini belum ketahuan dimana channelnya. Aku belum rapih-rapih nih, berantakan, tadi baru pulang jam 7," imbuhnya.

Apa judul FTV dan di mana tayangnya, Sefti masih merahasiakannya.. "Macam-macam judulnya, sekarang masih satu. Masih rahasia," tuturnya.

Sefti istri ketiga Fathanah. Dia dinikahi 2011 lalu. KPK pernah memeriksa Sefti dan menyita rumah serta mobil dari tangannya. Uang pembelian rumah dan mobil itu diduga berasal dari pencucian uang Fathanah.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%