detikcom
Kamis, 23/05/2013 09:00 WIB

KPAI Beri Penghargaan 3 Pahlawan Cilik yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Aburrahman.
Jakarta - Aksi heroik tiga siswa SMP yaitu Abdurrahman Assegaf (13), Ilham Maulana (13) dan Aziz (15) yang menyelamatkan seorang gadis dari upaya pemerkosaan patut pujian dari publik. Atas keberanian ketiga pahlawan cilik itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan memberi ketiganya penghargaan dan gelar sebagai pahlawan perlindungan anak.

"Iya, kami akan beri penghargaan siang nanti," ujar Wakil Ketua KPAI Asrorun Niam kepada detikcom, Kamis (23/5/2013).

Niam mengatakan, apa yang dilakukan ketiga siswa itu sebagai hal besar yang patut ditiru masyarakat. Di tengah kondisi masyarakat yang cenderung apatis, tindak kekerasan seksual yang mengancam anak-anak terus terjadi, dan langkah-langkah penyelesaian yang nyaris belum dilakukan secara radikal oleh pemerintah, tapi ada secercah harapan dari ketiga bocah tersebut dengan aksi heroisme.

"Ini tentu memantik optimisme betapa anak-anak memiliki kepedulian dan keberperanan dalam perlindungan anak dan semangat mencegah kekerasan terhadap anak yang berasal dari masyarakat," kata Niam.

Niam mengatakan, ketiga anak tersebut merupakan sosok pahlawan perlindungan anak dengan energi positif dan heroismenya mampu menggagalkan tindak kekerasan seksual terhadap anak. Hebatnya, menurut Niam, mereka melakukan dengan penuh kesadaran akan pentingnya nilai keadaban sebagai manusia berbudaya yang tidak rela kampungnya dinodai oleh tindak kekerasan seksual. Hebatnya lagi mereka tidak main hakim sendiri karena pelaku diserahkan kepada aparat.

"Harus dicontoh dan disampaikan kepada publik sebagai dedikasi yang baik, dan ditularkan spiritnya kepada masyarakat," kata Niam.

Penghargaan terhadap ketiganya akan diberikan secara langsung oleh komisoner KPAI siang nanti, sekitar pukul 13.00 WIB di kantor KPAI Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/nvc)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%