Kamis, 23/05/2013 07:34 WIB

Sisa Dendam Kerabat Soeharto

Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Probosutedjo tersenyum senang. Matanya memandang patung perunggu berukuran 3,1 meter dalam studio milik Edhi Sunarso di Jalan Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Patung itu terbuat dari perunggu. Pahatannya sempurna membentuk seluruh tubuh kakak tirinya, mantan Presiden RI ke-2, Soeharto.

Patung itu akan dipasang di Monumen Soeharto di tanah kelahiran mantan presiden itu, Kemusuk, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. “Besok pasang di halaman depan ya,” ujarnya.

Banyak kenangan berharga tentang Soeharto yang ingin terus dipelihara oleh Probo. Ia tidak bisa terima nama sang kakak menjadi hancur setelah keruntuhan rezimnya, 21 Mei 1998. Soeharto saat itu mundur setelah ribuan mahasiswa turun ke jalan berdemo dan menduduki Gedung DPR/MPR untuk menuntutnya mundur.

Probo mengingat pengunduran diri Soeharto sebagai hal getir. Ia menangkap ada pengkhianatan dalam proses pengunduran diri tersebut. Pengkhianatan itu, tudingnya, dilakukan Wakil Presiden B.J. Habibie.

***

Tulisan Sisa Dendam Kerabat Soeharto bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 77, 20 Mei 2013). Edisi ini mengupas tuntas kasus geng motor Klewang dengan tema Klewang Raja Geng Brutal. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional ‘Sisa Dendam Kerabat Soeharto, Hukum Rekening Supergendut Si Aiptu, Ekonomi ‘Ragu Memilih Menkeu, Berita Komik Bingung Gara-gara e-KTP’, Gaya Hidup Suntik Putih dan Bahayanya’, rubrik Seni Hiburan dan review film Star Trek Into Darkness’, WKWKWK ‘Staf Luthfi Kabur apa Tidur?’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download diapps.detik.comdan versi pdf bisa di-download diwww.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(iy/iy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%