Detik.com News
Detik.com

Rabu, 22/05/2013 20:31 WIB

Kasus Cebongan, KSAD Jamin Tak Ada Intervensi ke Pengadilan Militer

Rivki - detikNews
Kasus Cebongan, KSAD Jamin Tak Ada Intervensi ke Pengadilan Militer Letjen TNI Moeldoko
Jakarta - 12 Anggota TNI ditetapkan jadi tersangka peristiwa penembakan di LP Cebongan, Sleman. KSAD Letjen TNI Moeldoko menjamin tidak akan ada intervensi kepada pengadilan militer terkait kasus tersebut.

"Pimpinan TNI AD juga tidak mau melakukan intervensi apapun," kata Moeldoko usai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Dia mengatakan proses pengadilan ke 12 tersangka akan berlangsung secara terbuka dan transparan. Hal itu dibuktikan dengan proses peradilan dalam perkara pembakaran Mapolres OKU di Sumsel.

"Setidaknya proses persidangan di Sumatera bisa dibuktikan semuanya berjalan terbuka, tidak ada sedikitpun yang kita tutupi," ujarnya.

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berharap agar pelaku dihukum sesuai tindak pidananya. "Kita serahkan semua pada proses peradilan," ujarnya pada kesempatan yang sama.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%