detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 22/05/2013 20:31 WIB

Kasus Cebongan, KSAD Jamin Tak Ada Intervensi ke Pengadilan Militer

Rivki - detikNews
Letjen TNI Moeldoko
Jakarta - 12 Anggota TNI ditetapkan jadi tersangka peristiwa penembakan di LP Cebongan, Sleman. KSAD Letjen TNI Moeldoko menjamin tidak akan ada intervensi kepada pengadilan militer terkait kasus tersebut.

"Pimpinan TNI AD juga tidak mau melakukan intervensi apapun," kata Moeldoko usai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Dia mengatakan proses pengadilan ke 12 tersangka akan berlangsung secara terbuka dan transparan. Hal itu dibuktikan dengan proses peradilan dalam perkara pembakaran Mapolres OKU di Sumsel.

"Setidaknya proses persidangan di Sumatera bisa dibuktikan semuanya berjalan terbuka, tidak ada sedikitpun yang kita tutupi," ujarnya.

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berharap agar pelaku dihukum sesuai tindak pidananya. "Kita serahkan semua pada proses peradilan," ujarnya pada kesempatan yang sama.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rvk/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%