detikcom
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB

Polisi Tetapkan Wabup Bogor Tersangka Video Porno, Diperiksa Kamis Besok

Farhan - detikNews
Bogor - Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman, akan diperiksa terkait beredarnya video porno anggota DPRD Jabar, RHT. Diduga, ia adalah otak peredaran video ngeres tersebut.

"Ya, besok yang bersangkutan (KF) akan kita panggil dan diperiksa sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul saat dihubungi wartawan, Rabu (22/5/2013).

Karyawan ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (20/5) kemarin. "(Jadi tersangka) Sejak surat itu dikirim, hari Senin kemarin," tambah Martinus.

Martinus mengatakan, Karyawan diduga merupakan otak dari beredarnya video porno milik RHT yang menjabat Wakil Ketua DPRD Jabar. Dalam video, RHT tampak bersama seorang perempuan.

Polda Jabar telah menahan dan melimpahkan kasus ini dengan tersangka IL yang merupakan fungsionaris DPC PDIP Kabupaten Bogor. Kini IL mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung.

Tersangka KF dijerat dengan pasal 29 UU Pornografi jo pasal 55 KUHP tentang penyertaan dalam melakukan tindak pidana. "Karena diduga yang bersangkutan sebagai otak atau yang menyuruh (menyebarkan video porno)," jelas Martinus.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%