Rabu, 22/05/2013 17:23 WIB

Briptu Rani Klaim Laporkan Seorang Perwira Polres Mojokerto ke Mabes

Tamam Mubarrok - detikNews
Mojokerto - Seorang perwira polwan di Polres Mojokerto, dilaporkan Briptu Rani ke Mabes Polri. Briptu Rani yang menjadi DPO itu melaporkan perbuatan tak menyenangkan yang kerap dilontarkan perwira itu saat berdinas.

Perwira berpangkap Ajun Komisaris itu dilaporkan Rani karena kerap membuatnya tak nyaman saat berdinas. Diantaranya Rani kerap dikatakan perempuan jalang.

"Memang dia dilaporkan ke Mabes Polri karena perbuatannya membuat Rani tak nyaman saat berdinas," kata Herlina, kerabat Rani saat menghubungi detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (22/5/2013).

Herlina menjelaskan, perwira polwan berinisial L itu kerap mencaci maki Rani pada setiap tugas. Tentu hal ini membuat Rani malu.

"Dia itu sering menyebut Rani pelacur. Bahkan dihadapan rekan-rekan polwan lainnya, Rani dikatain perempuan jalang," tandas Herlina.

Hal itulah yang membuat Rani tak nyaman berdinas. Dia kerap bolos dinas karena takut dicaci maki perwira polwan ini. "Dia tak kuat lagi dicaci maki. Makanya dia kabur," paparnya.

Menurut Herlina, laporan Rani ke Divisi Propam Mabes Polri dilakukan pada, Rabu (15/3/2013) dengan nomor laporan NOMOR SPSP 2/1408/V/2013/RENMIN.

Sementara itu, Herlina mengaku saat ini Rani dan putrinya tinggal bersamanya di Jakarta. "Rani bersama saya di Jakarta. Dia tinggal di rumah saya," ungkapnya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%