detikcom
Rabu, 22/05/2013 13:26 WIB

Darin Mumtazah Sosok Pendiam di Sekolahnya

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Darin Mumtazah dikenal sebagai sosok pendiam di sekolahnya. Dia duduk di kelas XII sebuah SMK swasta di bilangan Jakarta Timur.

"Dia pendiam, di sekolah pakai jilbab. Nggak pakai make-up juga," jelas satpam sekolah itu, Bambang, sambil ditunjukkan foto Darin, Rabu (22/5/2013).

Sepengetahuan Bambang, sehari-hari Darin bersekolah dengan berjalan kaki atau menumpang sepeda motor temannya. Hal ini berbeda dengan keterangan tetangga rumah Darin yang melihat Darin menumpang mobil Livina.

Darin sudah selesai ikut ujian nasional (UN). Pada 24 Mei mendatang, hasil ujian akan diumumkan. Seorang guru yang enggan disebutkan namanya membenarkan soal itu. Dia juga mengiyakan saat ditunjukkan foto Darin yang bergaya bak ABG layaknya.

"Tapi sehari-hari nggak seperti itu," sebut guru itu.

Darin termasuk biasa saja dalam keseharian belajar. Di alamat yang dicantumkan di sekolah Darin tinggal di kawasan Kebon Nanas, Jaktim.

"Sudah ya, Darin tidak ada di sekolah," sebut guru itu.

Darin kini tengah dicari KPK. Dalam dua kali panggilan dia mangkir. Darin berstatus saksi dalam kasus pencucian uang Luthfi Hasan. Tak ada yang tahu pasti apa hubungan Luthfi dan Darin.

Hanya saja, ibunda Darin saat ditanya soal panggilan KPK terkait kasus Luthfi meminta agar istri Luthfi yang lain yang dikejar. "Darin masih pelajar," terang ibu paruh baya yang akrab disapa Ummi, saat ditemui Selasa (22/5).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%
MustRead close