Detik.com News
Detik.com
Rabu, 22/05/2013 10:02 WIB

Moeldoko Dinilai Tepat Gantikan Pramono Edhie Sebagai KSAD

Mega Putra Ratya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Moeldoko Dinilai Tepat Gantikan Pramono Edhie Sebagai KSAD
Jakarta - Letjen Moeldoko terpilih menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Pramono Edhie Wibowo yang memasuki masa pensiun. Letjen Moeldoko dinilai tepat untuk menggantikan posisi Pramono.

"Mencermati pergantian posisi KSAD sebagai penerus atau pengganti KSAD Jenderal Pramono Edhie dari berbagai sisi pengalaman dan penugasan, posisi tersebut tepat diberikan kepada Jenderal Muldoko," ujar anggota Komisi Pertahanan DPR, Tjahjo Kumolo, Rabu (22/5/2013).

Tjahjo mengatakan Moeldoko memiliki pengalaman operasi diberbagai daerah dan teritorialnya cukup berjenjang dan ditambah pengalaman sebagai wagub lemhanas. Muldoko juga dinilai orang yang bisa diajak bicara berdiskusi dengan siapapun.

"Saya optimis Jenderal Muldoko mampu mengemban amanat ini meneruskan Jend TNI Pramono Edhie membenahi jajaran Matra TNI Darat untuk lebih profesional dalam upaya mempertahankan kedaulatan teritorial NKRI kita. TNI AD dari rakyat untuk rakyat Indonesia harus terus diimplementasikan membela kepentingan bangsa dan negara," ungkap Sekjen PDIP ini.

Moeldoko, lanjut Tjahjo, memiliki sejumlah 'pekerjaan rumah' dalam membenahi TNI AD. Diantaranya, kemampuan profesional prajurit TNI AD khususnya sebagai matra TNI terbesar dan modernisasi alutsista secara terencana serta yang terpenting peningkatan kesejahteraan prajurit mutlak dilakukan secara terencana.

"Sebagai prajurit sapta marga harus berani menentukan sikap siapa kawan siapa lawan terhadap upaya-upaya negara manapun atau kekuatan manapun yang mencoba merongrong wilayah kedaulatan teritorial Indonesia. Selamat bertugas kepada Jend Muldoko, KSAD baru," tutupnya.

Moeldoko adalah lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 1981. Lepas dari pendidikan, Moeldoko menduduki jabatan yang cukup strategis seperti Wadan Yonif 202/Tajimalela, Danyonif 201/Jaya Yudha, Dandim 0501 BS/Jakarta Pusat, Sespri Wakasad, Pabandya-3 Ops PB-IV/Sopsad.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%