detikcom
Rabu, 22/05/2013 04:18 WIB

Guru Les Culik Mantan Muridnya, Minta Tebusan Rp 50 Juta

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Semarang, - Seorang mantan guru les privat matematika di Semarang harus berurusan dengan Polisi karena menculik mantan muridnya. Pelaku bernama Sigit Aditya Eka Rinanto (22) tersebut juga sempat mengancam akan membunuh korban yaitu DDS (13) dan meminta tebusan Rp 50 juta.

Dalam gelar kasus di Mapolrestabes Semarang, Adit mengaku tega menculik mantan murid lesnya itu karena sebelumnya ia kehilangan uang proyek pembangunan rumah makan di Wonogiri sebesar Rp 50 juta.

"Saya dipercaya orang untuk mengerjakan proyek rumah makan. Tapi uang Rp 50 juta yang saya titipkan ke pekerja kepercayaan saya dibawa lari," kata Adit di Mapolrestabes Semarang, Selasa (21/5/2013).

Karena takut ketahuan oleh pemilik rumah makan, hari Sabtu (18/5) lalu laki-laki yang saat ini bekerja sebagai pemborong itu berpikiran untuk menculik DDS yang sudah lama dikenalnya.

"Ayah saya dan ayah DDS sudah kenal lama. Terus saya SMS ajak main dan saya bawa ke tempat proyek di Wonogiri," tandasnya.

Ia pun menghubungi orang tua korban melalui SMS dan meminta uang tebusan sebesar Rp 50 juta. Dalam SMS tersebut juga berjanji akan mengangsur uang itu sebesar Rp 5 juta perbulan.

"Saya bilang anaknya akan baik-baik saja kalau dengan uang Rp 50 juta tanpa lapor polisi. Lalu ditawar Rp 40 juta. Saya langsung setuju," ujar Adit.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%