Selasa, 21/05/2013 22:15 WIB

Burung dara balap catat rekor

BBCIndonesia.com - detikNews
Burung dara

Merpati balap dibeli oleh pengusaha Cina dari lelang di Belgia.

Burung merpati dengan kecepatan tinggi yang diberia nama Bolt baru saja mencatat rekor sebagai burung dara termahal di dunia setelah laku US$400.000 atau sekitar Rp4 miliar.

Bolt adalah burung merpati balap yang dibesarkan di Belgia dan saat ini berumur satu tahun. Seorang pengusaha Cina membeli merpati cepat itu di rumah lelang Pipa di Belgia.

Tempat lelang burung ini dikenal sering dikunjungi para pembeli dari Cina dan Taiwan untuk memburu burung-burung balap.

Pemilik baru merpati Bolt akan menggunakannya untuk tujuan penangkaran burung-burung cepat.

Merpati itu dipelihara oleh penggemar burung dara yang sangat dikenal di Belgia, Leo Heremans.

Ia menjual seluruh koleksi merpatinya dalam lelang dan menghasilkan uang sekitar US$5 juta. Sembilan dari 10 merpati paling mahal dalam lelang kali ini dibeli oleh penggemar dari Cina atau Taiwan.

Bos rumah lelang Pipa, Nikolaas Gyselbrecht, mengatakan ia terkejut dengan penawaran-penawaran yang diajukan untuk 530 ekor burung.

Seorang ahli merpati balap menjelaskan harga burung mahal karena merpati balap seperti karya seni, semakin terkenal semakin bernilai.

(bbc/bbc)

  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%