Detik.com News
Selasa, 21/05/2013 22:15 WIB

Burung dara balap catat rekor

BBCIndonesia.com - detikNews
Burung dara

Merpati balap dibeli oleh pengusaha Cina dari lelang di Belgia.

Burung merpati dengan kecepatan tinggi yang diberia nama Bolt baru saja mencatat rekor sebagai burung dara termahal di dunia setelah laku US$400.000 atau sekitar Rp4 miliar.

Bolt adalah burung merpati balap yang dibesarkan di Belgia dan saat ini berumur satu tahun. Seorang pengusaha Cina membeli merpati cepat itu di rumah lelang Pipa di Belgia.

Tempat lelang burung ini dikenal sering dikunjungi para pembeli dari Cina dan Taiwan untuk memburu burung-burung balap.

Pemilik baru merpati Bolt akan menggunakannya untuk tujuan penangkaran burung-burung cepat.

Merpati itu dipelihara oleh penggemar burung dara yang sangat dikenal di Belgia, Leo Heremans.

Ia menjual seluruh koleksi merpatinya dalam lelang dan menghasilkan uang sekitar US$5 juta. Sembilan dari 10 merpati paling mahal dalam lelang kali ini dibeli oleh penggemar dari Cina atau Taiwan.

Bos rumah lelang Pipa, Nikolaas Gyselbrecht, mengatakan ia terkejut dengan penawaran-penawaran yang diajukan untuk 530 ekor burung.

Seorang ahli merpati balap menjelaskan harga burung mahal karena merpati balap seperti karya seni, semakin terkenal semakin bernilai.

(bbc/bbc)

  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%