Seorang remaja pria yang duduk di kelas III SMP ditemukan tewas setelah dibawa arus deras parit besar di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mayatnya ditemukan setelah tim SAR turun ke lokasi kejadian.
Jenazah Marahanan Siregar (15) ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal dia tenggelam di parit besar Jalan Gurilla, Selasa (21/5/2013) sore. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Pimpinan, tak jauh dari lokasi kejadian.
Siregar tenggelam setelah sebelumnya bermain-main di sekitar parit yang sedang banyak dan deras airnya karena hujan yang turun pada Selasa siang. Bersama dua rekannya, mereka melompat dari atas jembatan ke parit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pada lompatan kedua dia tenggelam,” kata Pasaribu.
Korban yang tenggelam dengan cepat, tidak dapat diselamatkan warga. Upaya pencarian korban juga tidak dapat dilakukan dengan cepat sebab warga juga takut tergulung arus parit.
Barulah setelah tim SAR yang membawa perahu karet tiba di lokasi kejadian, pencarian dapat dilakukan. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB, atau sekitar dua jam setelah tenggelam. Lokasi penemuan itu berjarak sekitar 500 meter dari lokasi awal dia tenggelam.
(rul/ega)











































