Selasa, 21/05/2013 17:03 WIB

Pilgub Sumsel

Blusukan ke Kampung, Cagub Eddy Santana Janji Bangun Perumahan Murah

Taufik Wijaya - detikNews
Foto: Taufik Wijaya/detikcom
Palembang - Kampanye Pilgub Sumatera Selatan 2013-2018 dimulai. Eddy Santana Putra (ESP) yang mendapat giliran kampanye di Palembang, memanfaatkan masa kampanye dengan mengunjungi warga 3-4 Ulu, Seberang Ulu 1, Palembang.

Cagub dengan nomor urut 1 itu datang dengan menggunakan bus air dari Plasa Benteng Kuto Besak (BKB), Selasa (21/5/2013). Saat di dermaga 3-4 Ulu, ESP disambut puluhan warga yang sebagian besar ibu-ibu. Mereka meneriakan yel-yel "Coblos Nomor 1".

Kedatangan ESP, selain menyapa warga juga ingin menunjukkan program perumahan murah bagi masyarakat tidak mampu di kampung tersebut.

Dijelaskan ESP, sebagian besar masyarakat yang memiliki rumah di sana merupakan para buruh, pedagang kecil, pengrajin atau serang perahu ketek. "Syarat memiliki rumah ini mudah. Mereka benar-benar tidak memiliki rumah, dan tidak mampu. Tapi caranya tetap bertahan," kata ESP.

ESP menjelaskan program seperti itu akan dikembangkan bagi masyarakat tidak mampu di Sumatera Selatan yang belum memiliki rumah, jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Sumsel.

"Setiap warga harus memiliki rumah. Itu tanggung jawab pemerintah. Masih banyak lahan yang dapat dijadikan rumah untuk rakyat, tinggal cara kita mengaturnya," ujar ESP.

ESP yang berpasangan Anisja Djuita Supriyanti selanjutnya menuju Plasa Benteng Kuto Besak (BKB) guna menghadiri kampanye akbar. Dia menyapa sekitar ribuan warga yang menggunakan baju kotak-kotak merah. Sementara di Sungai Musi, puluhan perahu dalam ukuran besar maupun kecil dengan bendera PDI Perjuangan dan ESP-Win hilir-mudik.

Dalam waktu bersamaan, cagub lain juga berkampanye. Alex Noerdin misalnya. Gubernur incumbent ini berada di Ogan Komering Ulu, Herman Deru di Prabumulih, dan Iskandar Hasan di tempat lainnya. Pilgub Sumsel 2013-2018 akan dilaksanakan pada 6 Juni 2013 mendatang dan masa kampanye dimulai hari ini hingga 13 hari ke depan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(tw/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%