Detik.com News
Detik.com
Selasa, 21/05/2013 16:46 WIB

Ledakan di Pabrik Bahan Peledak China Tewaskan 13 Orang, 20 Hilang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ledakan di Pabrik Bahan Peledak China Tewaskan 13 Orang, 20 Hilang
Beijing, - Ledakan di sebuah pabrik bahan peledak di China menewaskan 13 orang. Sebanyak 20 orang lainnya belum diketahui nasibnya.

Kantor berita resmi China, Xinhua melaporkan, sebanyak 19 orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi di pabrik bertingkat tiga milik Poly Explosives (Jinan), perusahaan milik negara di provinsi Shandong, China timur.

Tim penyelamat masih terus melakukan pencarian korban menyusul ledakan yang terjadi pada Senin, 20 Mei waktu setempat itu.

Menurut Xinhua seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (21/5/2013), kepolisian menggunakan identifikasi DNA untuk membantu mengkonfirmasi jumlah korban jiwa. Demikian disampaikan Liu Xinyun, direktur Biro Keamanan Publik Wilayah Jinan.

Perusahaan tersebut merupakan produsen bahan peledak sipil. Pabrik yang meledak itu merupakan pabrik baru, dengan hasil produksi tahunan mencapai setidaknya 30 ribu ton dinamit.

Standar keamanan terbilang lemah di China. Kecelakaan-kecelakaan di tempat kerja kerap terjadi meski pemerintah China berulang kali menjanjikan perbaikan regulasi dan pengawasan.

Sebelumnya pada 1 April lalu, ledakan juga terjadi di pabrik batu bara di provinsi Jilin dan menewaskan 7 orang dan 11 orang lainnya hilang. Insiden itu terjadi tiga hari setelah ledakan lain di lokasi yang sama yang menewaskan 29 pekerja.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%