detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 21/05/2013 15:06 WIB

Golkar Rekomendasikan Bupati Rohil Nyalon Gubernur Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - DPP Golkar memberikan rekomendasi kepada Bupati Rokan Hilir (Rohil) Annas Maamun mencalonkan diri sebagai Gubernur Riau 2013. Annas akan diduetkan dengan anggota DPR RI, Andi Rahman.

Demikian disampaikan Ketua Infokom DPD Golkar Riau, Eddy Akhmad RM, kepada detikcom, Selasa (21/5/2013) di Pekanbaru. Menurut Eddy, rekomendasi itu ditandatangani Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie, Senin (20/5/2013) di Jakarta.

Annas maupun Andi adalah kader Golkar. Annas tercatat sebagai Ketua DPD Golkar Riau, sedangkan Andi merupakan pengurus DPP Golkar yang juga anggota DPR RI asal Riau.

"Secara resmi kita mengusung Annas dan Andi. Ini sesuai dengan keputusan DPP Golkar," kata Eddy.

Selain memberikan rekomendasi kepada calon gubernur, lanjut Eddy, DPP Golkar sekaligus memberikan rekomendasi untuk pencalonan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Rekomendasi diberikan kepada Warda sebagai calon bupati dan Rusman Malomo sebagai wabup. Warda adalah Kadis Pendidikan Provinsi Riau, sedangkan Rusman saat ini menjabat wakil bupati Inhil.

Pemilihan gubernur Riau dan pemilihan bupati Inhil sama-sama berlangsung pada September 2013 mendatang. Pendaftaran di KPUD dibuka sejak 23 Mei hingga 29 Mei.

"Hari pertama pendaftaran, nanti kita mendaftarkan pasangan Annas dan Andi," kata Eddy.

Sesuai peraturan, kursi Golkar di DPRD Riau sudah cukup untuk mengusung calonnya sendiri. Dari 55 kursi, 19 kursi di antaranya dikuasai partai berlambang Beringin ini.

"Tapi kita tetap melakukan lobi politik kepada PPP, Gerindra dan PDI Perjuangan," kata Eddy.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(cha/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%