Detik.com News
Detik.com
Selasa, 21/05/2013 12:27 WIB

Pemkot Bandung Bentuk Tim Kecil Bahas Baksil

Avitia Nurmatari - detikNews
Pemkot Bandung Bentuk Tim Kecil Bahas Baksil
Bandung - Terus mendapat protes warga yang meminta izin mendirikan bangunan (IMB) di kawasan Babakan Siliwangi (Baksil) yang telah diberikan kepada PT Esa Gemilang Indah (PT EGI) untuk dicabut, Pemkot Bandung membentuk tim kecil untuk membahas permintaan warga tersebut.

"Kita langsung buat tim kecil terdiri dari Bappeda dan dinas terkait. Hari ini juga saya akan lapor ke Pa Wali soal kejadian kemarin dan alasan saya menandatangani petisi," ujar Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda saat ditemui usai membuka Sosialisasi Perda 24 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial, di Hotel Horison, Selasa (21/5/2013).

Menurut Ayi, Pemkot akan berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait tuntutan masyarakat. Karena kalaupun ada pencabutan, itu merupakan suatu wanprestasi bagi Pemkot.

"Makanya saya bilang ada prosesnya. Salah satunya rapat kajian dengan tim kecil. Kalau soal mencabut, jangankan mencabut izin, bikin perjanjiannya saja saya enggak tahu," tegas Ayi.

Sementara itu, di tempat yang sama Plt Sekda Kota Bandung Yossi Irianto mengaku pihaknya memang tidak menandatangani petisi yang diajukan warga. Ia beralasan saat itu tidak ada di lokasi.

"Saya kemarin kebetulan tidak ada di lokasi, ada jadwal lain" terangnya.

Ia pun menanggapi positif penandatanganan petisi yang dilakukan oleh Ayi Vivananda. "Kalau pak wakil tandatangan itu konteksnya sebagai warga masyarakat. Kalau di luar itu, atau di bagian pemkot, makanya ada rapat hari ini dengan Pak Wali Kota," jelasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(avi/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%