Selasa, 21/05/2013 07:55 WIB

Tornado Hebat Landa Oklahoma, 10 WNI Selamat

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Warga Negara Indonesia (WNI) selamat dari bencana alam tornado yang melanda Oklahoma, AS. Tornado itu memporakporandakan Kota Moore dan sekitarnya, yang terletah di selatan Oklahoma City.

Dalam siaran pers, Selasa (21/5/2013) Konjen RI di Houston Al Busyra Basnur menegaskan, pihaknya telah menghubungi beberapa masyarakat dan diaspora Indonesia yang berada di wilayah yang dilanda Tornado. Didapat informasi bahwa sampai saat ini warga negara Indonesia dalam keadaan baik.

"Sementara, menurut informasi dari masyarakat Indonesia, satu keluarga diaspora Indonesia yang telah menjadi WN AS di kota Moore kehilangan rumah dan mobilnya akibat terjangan Tornado. Mereka sendiri berada dalam keadaan selamat," jelas Al Busyra.

Al Busyra menjelaskan, angin Tornado dengan kecepatan 200 mil perjam itu, memporakporandakan kawasan yang diterjang, mengakibatkan sejumlah orang meninggal dunia. Gubernur Oklahoma, Mary Fallin menyatakan keadaan darurat untuk 16 county di wilayah yang diterjang Tornado.

Konsul Jenderal RI telah berupaya beberapa kali menghubungi keluarga diaspora Indonesia yang mendapat bencana tersebut melalui no HP yang diberikan masyarakat Indonesia, namun belum bisa terhubung.

"Warga negara dan diaspora Indonesia yang tinggal di kota Moore tidak lebih 10 orang," imbuhnya.

Mengingat Tornado ini diperkirakan akan berlanjut dan akan melalui beberapa kota lain, KJRI Houston mengimbau masyarakat Indonesia yang ada dikawasan itu agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Saling memberi info tentang keadaan masing-masing dan mematuhi imbauan maupun perintah dari otoritas dan pemerintah setempat.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(jor/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%