detikcom
Senin, 20/05/2013 17:49 WIB

Anggota DPR: Jenjang Karir Moeldoko Lebih Bagus dari Pramono Edhie

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Tidak keliru Presiden SBY menunjuk Letjen Moeldoko sebagai KSAD yang baru. Jenjang karir militer perwira tinggi TNI AD ini bahkan lebih baik dibandingkan Jendral Pramono Edhie yang akan dia gantikan.

Demikian penilaian anggota Fraksi Golkar DPR RI Marsekal Madya (purn) Basri Sidehabi. Mantan Inspektur Jenderal Mabes TNI ini ditemui wartawan di sela kegiatan CAPDI di Makassar, Senin (20/5/2013).

"Pramono pernah jadi ajudan Presiden Megawati selama 6 tahun, dari pengembangan kepemimpinan mungkin bagus. Tapi dari segi kemiliteran tidak, berbeda dengan Moeldoko yang pernah menjadi Kasdam Jaya, Pangdam Tanjung Pura, Pangdam Siliwangi lalu Wakasad. Jenjang karir Moeldoko lebih bagus dari Pramono," ujar Basri.

Dia berharap KSAD baru mampu mencegah terulangnya kasus kekerasan oleh oknum prajurit TNI AD. Seperti yang terjadi pada kasus penyerangan di Lapas Cebongan dan Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU). Ia juga berpesan agar Moeldoko lebih mengerti terkait persoalan-persoalan sosial, apalagi jika berkaitan dengan para prajurit TNI AD.

"Tindakan-tindakan indisipliner dan aksi main hakim sendiri melawan premanisme itu tidak boleh terulang, kalau ini terjadi artinya komandannya tidak didengar atau tidak dipercaya oleh bawahannya," pungkas alumnus Akademi Angkatan Udara tahun 1974 ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mna/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%