detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 20/05/2013 16:48 WIB

Siswi SMP di Tangerang Diduga Diperkosa Teman Sekolah

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tangerang diduga menjadi korban perkosaan. Pelaku adalah teman pria satu sekolahnya yang berinisial IM.

"Pelaku disangkakan Pasal 81 UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Rikwanto menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada tanggal 1 Mei 2013. Dalam laporan bernomor LP/B/424/V/2013/PMJ/Restro Tangerang Kota, ibunda korban yang melaporkan kasus anaknya itu ke Polresta Tangerang Kota.

Diceritakan, awal mula perkosaan itu terungkap ketika ibunda korban mendapati korban sepulang sekolah dalam keadaan wajahnya memar. Kepada ibunda, korban kemudian menceritakan bahwa ia diajak main ke rumah pelaku di Kelurahan Sudimara, Ciledug, Tangerang dengan naik motor.

"Korban diajak dengan dipaksa naik motor oleh pelaku yang merupakan temannya ke rumahnya," kata dia.

Sesampainya di rumah pelaku, korban lalu dipukuli oleh pelaku dan ditarik roknya ketika hendak pulang. "Roknya ditarik sampai robek," ujar dia.

Tidak berhenti di situ, korban lalu menceritakan peristiwa perkosaan yang dialaminya sebelum kejadian tersebut. Perkosaan itu dilakukan pada tanggal 1 Mei 2013 pukul 13.00 WIB di rumah pelaku.

"Ibunya tidak terima anaknya diperlakukan demikian, kemudian melapor. Kasusnya diproses di Polres Tangerang," tutup Rikwanto.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mei/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%