detikcom
Senin, 20/05/2013 14:05 WIB

4 Sentilan Pedas Sefti terhadap Selingkuhan Fathanah

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5 Next »
Jakarta - Sefti Sanustika (25) tegar menghadapi kelakuan sang suami, Ahmad Fathanah (47), yang doyan selingkuh dengan cewek cantik. Bagi dia, kelakuan Fathanah membagi hati itu masa lalu, seperti 4 aksi ini:

Sefti bertekad melanjutkan hidupnya demi buah hatinya yang berusia 2 bulan itu. Ia berusaha membuka pintu maaf bagi Fathanah yang berulang kali membohongi dan membagi hati.

Pedangdut ini bahkan rela membanting tulang bermain sinetron striping 100 episode untuk membeli susu anaknya. Perempuan berkerudung itu menganggap kedekatan Fathanah yang kini sebatang kara di tahanan dengan sejumlah perempuan cantik sebagai masa lalu.

Berikut 4 serangan Sefti terhadap selingkuhan Fathanah:



Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%