Senin, 20/05/2013 12:03 WIB

Penahanan Aiptu Labora Sitorus Pindah ke Mapolda Papua

Rivki - detikNews
Jakarta - Polisi telah melakukan penahanan terhadap Aiptu Labora Sitorus (LS) dalam kasus dugaan rekening gendut. Polisi menahan Aiput LS di rutan Mapolda Papua dengan alasan efisiensi proses hukum kasusnya.

"Pagi tadi LS diberangkatkan ke Papua dan selanjutnya akan ditahan di rutan Mapolda Papua," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Boy mengatakan, LS ditahan di Papua karena saksi-saksi kasus LS berasal dari warga Papua. "Alasan dilakukan itu karena saksi-saksi banyak dari Sorong dan dari Raja Ampat," ungkapnya.

Sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Aiptu LS. Personel Polres Raja Ampat itu ditahan karena dugaan melanggar hukum dalam kasus penimbunan BBM, penyeludupan kayu dan tindak pidana pencucian uang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%