detikcom
Senin, 20/05/2013 12:03 WIB

Penahanan Aiptu Labora Sitorus Pindah ke Mapolda Papua

Rivki - detikNews
Jakarta - Polisi telah melakukan penahanan terhadap Aiptu Labora Sitorus (LS) dalam kasus dugaan rekening gendut. Polisi menahan Aiput LS di rutan Mapolda Papua dengan alasan efisiensi proses hukum kasusnya.

"Pagi tadi LS diberangkatkan ke Papua dan selanjutnya akan ditahan di rutan Mapolda Papua," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Boy mengatakan, LS ditahan di Papua karena saksi-saksi kasus LS berasal dari warga Papua. "Alasan dilakukan itu karena saksi-saksi banyak dari Sorong dan dari Raja Ampat," ungkapnya.

Sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Aiptu LS. Personel Polres Raja Ampat itu ditahan karena dugaan melanggar hukum dalam kasus penimbunan BBM, penyeludupan kayu dan tindak pidana pencucian uang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%