Detik.com News
Detik.com

Senin, 20/05/2013 09:40 WIB

Perempuan Fathanah, Tri Kurnia Puspita Hadir di KPK

Rina Atriana - detikNews
Perempuan Fathanah, Tri Kurnia Puspita Hadir di KPK
Jakarta - Tri Kurnia Puspita, salah satu perempuan yang dikaitkan dengan Ahmad Fathanah hadir di KPK. Belum diketahui maksud kedatangan perempuan penyanyi dangdut yang disebut-sebut dekat dengan Fathanah itu.

Tri terlihat keluar dari Gedung KPK di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta sekitar pukul 09.20 WIB, Senin (20/5/2013). Dia bergegas menghindari pertanyaan wartawan.

Mengenakan kaos garis-garis cokelat dan kerudung hitam, Tri bungkam saat dicecar pertanyaan oleh wartawan. Dia segera berjalan cepat menuju mobil yang telah menunggunya di tepi jalan raya Rasuna Said..

Tri Kurnia puspita adalah orang yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan Ahmad Fathanah. Bahkan Tri sempat mengembalikan mobil Honda Freed yang diakui pemberian dari ahmad Fathanah.

Sefti Sanustika, istri Fathanah menyebut Tri sebagai rekannya sesama penyanyi dangdut. Tri Kurnia ini disebut Sefti dekat dengan Fathanah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rna/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%