Senin, 20/05/2013 09:40 WIB

Perempuan Fathanah, Tri Kurnia Puspita Hadir di KPK

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Tri Kurnia Puspita, salah satu perempuan yang dikaitkan dengan Ahmad Fathanah hadir di KPK. Belum diketahui maksud kedatangan perempuan penyanyi dangdut yang disebut-sebut dekat dengan Fathanah itu.

Tri terlihat keluar dari Gedung KPK di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta sekitar pukul 09.20 WIB, Senin (20/5/2013). Dia bergegas menghindari pertanyaan wartawan.

Mengenakan kaos garis-garis cokelat dan kerudung hitam, Tri bungkam saat dicecar pertanyaan oleh wartawan. Dia segera berjalan cepat menuju mobil yang telah menunggunya di tepi jalan raya Rasuna Said..

Tri Kurnia puspita adalah orang yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan Ahmad Fathanah. Bahkan Tri sempat mengembalikan mobil Honda Freed yang diakui pemberian dari ahmad Fathanah.

Sefti Sanustika, istri Fathanah menyebut Tri sebagai rekannya sesama penyanyi dangdut. Tri Kurnia ini disebut Sefti dekat dengan Fathanah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rna/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%