Senin, 20/05/2013 07:09 WIB

Rumah Luthfi Hasan Resmi Disegel KPK

Salmah Muslimah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menyegel rumah mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Selain penyegelan, KPK juga memasang 4 plang penyitaan di rumah Luhtfi yang berada di kawasan Pasar Minggu dan Batu Ampar Condet.

Rumah pertama yang disegel KPK berada di Jalan H. Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Rumah ini disita KPK pada pekan lalu. Namun, plang penyitaan baru ditempel di dinding rumah pada pekan ini.

Sabtu (18/5) siang, rumah berpagar hitam setinggi 2 meter itu tampak sepi. Angka 27 terlihat menempel di dinding bercat cokelat, posisinya tepat bersebelah dengan plang penyitaan yang dipasang KPK. Beberapa pohon tinggi menjulang membuat rumah itu terlihat asri.

Namun sayang sang empunya rumah tidak ada. Hanya satpam rumah yang memberikan keterangan. "Semua anggota keluarga enggak ada di rumah. Sepi nggak ada orang," kata Satpam kepada detikcom dari balik pagar besi.

Menurutnya sudah lama rumah tersebut kosong. Sejak kasus Luthfi mucul keluarga sudah tidak tinggal disitu lagi. "Enggak tahu kemana erginya," jawabnya singkat.

Berbeda dengan rumah di Pasar Minggu yang hanya ada satu plang penyitaan. Di Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur, KPK memasang tiga plang sekaligus.

Pemasangan plang dilakukan pada Rabu (15/5) sore. Sebanyak tiga orang petugas KPK datang dengan satu mobil, setelah bertemu dengan penjaga rumah plang tersebut langsung dipasang.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(slm/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%