Senin, 20/05/2013 00:27 WIB

Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Polisi berjaga di kos Jl Lampersari 41, Semarang/Anggling
Semarang, - Seorang perempuan warga asal Jepara, Amelia (20) tewas di kamar kosnya di Jl Lampersari no 41 Semarang. Ia ditemukan dengan beberapa bekas luka senjata tajam salah satunya di leher.

Penjaga rumah kos milik dokter gigi bernama Djoko Priyanto tersebut yaitu Budi Setyawan (20) menuturkan sekitar pukul 12.30 ia sempat mendengar teriakan dari kamar Amelia.

"Ada sahutan dari dalam kamar katanya tidak ada apa-apa," kata Budi di lokasi, Minggu (19/5/2013).

Kemudian sekitar pukul 21.00, lanjut Budi, teman laki-laki Amelia datang dan menuju kamarnya di lantai dua. Tidak berselang lama, teman laki-laki Amelia kembali ke lantai satu dan menemui Budi.

"Dia bilang kalau Amelia meninggal. Dia sempat dobrak pintu, saya tidak tahu kapan mendobrak karena saya di lantai satu," tandasnya.

Saat ditemukan, jenasah Amelia dalam kondisi terlentang di kasur mengenakan kaos hitam dan celana pendek. Bercak darah terlihat mengotori lantai, sedangkan sprei dan selimut dalam keadaan berantakan.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan yang mendatangi lokasi mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyidikan dan mengembangkan beberapa temuan yang diperoleh di lokasi kejadian.

"Ada beberapa temuan. Ini sedang menunggu pemilik kos. Yang penting kita saat ini melakukan penyidikan," kata Elan.

"Ada beberapa luka di tubuh korban, bekas senjata tajam," imbuhnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Warga di sekitar kejadian juga masih berkumpul di depan kos yang juga merupakan tempat praktek Spesialis THT.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(alg/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close