detikcom
Minggu, 19/05/2013 14:45 WIB

Ditanya Arti Pustun Fathanah, Sefti Pusing Sendiri

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Masih banyak misteri yang mengitari kasus Ahmad Fathanah. Bahkan istrinya sendiri, Sefti Sanustika (25), pusing tujuh keliling karena suaminya menggunakan kosa kata yang baru didengarnya.

Kosa kata itu misalnya adalah pustun. Saat ditanyakan ke Sefti, mantan penyanyi dangdut itu mengaku tidak tahu apa artinya.

"Itu apa artinya saya tidak tahu," ujar Sefti saat temu pers di kediamannya yang asri di Perumahan Permata Depok, Jl Raya Citayam, Cipayung, Depok, Minggu (19/5/2013).

Wartawan kemudian menjelaskan arti pustun yang ramai menjadi perbincangan di twitter kepada Sefti. "Nggak tahu deh, saya nggak bisa ngomong masalah itu. Banyak kode-kode juga, saya pusing sendiri. Biar Bapak yang hadapi semua," jawab Sefti yang baru saja melahirkan bayi ini.

Kata pustun muncul dalam rekaman percakapan telepon Ahmad Fathanah dengan Luthfi Hasan Ishaaq yang diperdengarkan KPK dalam sidang hari Jumat (17/5) lalu. Keduanya sering bicara dalam bahasa Arab.

Transkrip percakapan ini antara nomor HP +62816940797 (LHI) dan HP bernomor +628118003535 (Fathanah) pada 9 Januari 2013. Berikut petikannya:

3535: Istri-istri antum sudah menunggu semua
0797: Waduh
3535: Hahaha (Tertawa)
0797: Yang mana aja
3535: Ada semuanya
0797: Yang pustun pustun apa jawa sarkia?
3535: Pustun
0797: Hehehe (Tertawa)



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(kff/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%