Minggu, 19/05/2013 11:49 WIB

Polisi Depok Tangkap 66 Orang Geng Motor, Termasuk 5 Siswi

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Depok - Seratusan aparat kesatuan gabungan Polresta Depok menggelar razia antipremanisme dan gang motor di beberapa kawasan jalan di Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (19/5/2013) dinihari.

Razia digelar di kawasan Jalan Ir Juanda dan Jalan Boulevard yang kerap dijadikan ajang balapan liar motor dengan taruhan sejumlah uang.

Polisi menangkap dua remaja yang membawa pedang samurai. Tak luput 5 gadis belia yang sedang mabuk diamankan polisi. Ironisnya, dari tas mareka masih ditemukan seragam SMA.

Pemberantasan premanisme dan gang motor serempak dilakukan 7 Polsek di Jajaran Polresta Depok.

"Ulah para remaja ini sudah meresahkan warga. Perilaku anak-anak yang nge-geng motor ini berpotensi pada kriminal," ujar Kabag Ops Polresta Depok Kompol Suratno di Mapolresta Depok, Minggu (19/5/2013).

Operasi dini hari tadi menangkap 66 orang. Riciannya, 6 orang ditahan dan 60 remaja dibina dengan barang bukti 2 senjata tajam, 2 bungkus ganja, 1 bungkus jiba, 23 STNK, 14 motor ilegal tak ber-STNK.

Polresta Depok masih memeriksa keenam remaja yang ditahan guna memastikan ada tidaknya tindakan yang telah mareka lakukan.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nrl/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%
MustRead close