detikcom
Sabtu, 18/05/2013 16:49 WIB

Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia

Bambang Pamungkas - detikNews
Bupati Tegal (Bambang/ detikcom)
Tegal - Bupati Tegal HM Herysulistyawan SH.Hum, meninggal dunia setelah menghadiri rangkaian acara peringatan hari jadi Kabupaten Tegal. Diduga penyebab kematiannya akibat serangan jantung.

Hingga sore ratusan orang masih memadati rumah dinas Bupati Tegal tempat jenazah disemayamkan. Wakil Ketua DPRD A.Firdaus yang bersama almarhum beberapa jam sebelumnya, kepada detikcom mengatakan, kabar kematian Bupati Tegal tersebut dinilai cukup mengagetkan.

"Usai rapat paripurna dan rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Tegal, Pak Bupati selanjutnya mengadakan acara makan bersama dengan para Muspida Kabupaten Tegal di RM di kawasan Slawi Kabupaten Tegal. Tiba-tiba mendadak izin pulang karena mengaku tidak enak badan. Selanjutnya minta diantar pulang," ujar A.Firdaus, Sabtu (18/5/2013).

Namun sebelum sampai rumah, menurut Firdaus, Hery minta segera dibawa ke RSUD Dokter Soesilo, Slawi. Dan beberapa menit kemudian Hery pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Menurut Firdaus, rencana penguburan jenazah belum ditentukan jamnya. “Tapi kemungkinan besok, mas,” ucapnya.

A.Firdaus menduga kematian Bupati Tegal karena kelelahan akibat padatnya acara dalam rangka hari jadi Kabupaten Tegal ke 412. Sementara itu Agus Setiyono (34), salah satu staff Pemkab Tegal mengaku kaget mendengar hal ini.

Selama kepimpinannya menurut Agus, Bupati Tegal Hery Sulistyawan dikenal sebagai sosok pemimpin yang baik ramah, dan cukup luwes bergaul dengan berbagai kalangan. "Saya sangat merasa kehilangan Mas,” ujarnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gah/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%