detikcom
Jumat, 17/05/2013 20:47 WIB

Soal Uang US$ 40 Ribu, Luthfi: Fathanah Mau Bayar Utang

Moksa Hutasoit - detikNews
Luthfi Hasan Ishaaq dalam sidang.
Jakarta - Ahmad Fathanah hendak menyerahkan uang senilai US$ 40 ribu kepada Luthfi Hasan Ishaaq. Di dalam kesaksiannya, Luthfi mengakui uang tersebut sebagai bagian pembayaran utang Fathanah.

Menurut mantan Presiden PKS ini, Fathanah pernah meminjam uang kepada dirinya US$ 20 ribu. Namun belakangan, utang itu dibayar hanya US$ 15 ribu oleh Fathanah.

"Sekarang dia janji mau kembalikan lagi US$ 40 ribu, saya bilang jangan dipotong lagi seperti sebelumnya," terang Luthfi saat didengar kesaksiaannya di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (117/5/2013).

Transkrip percakapan antara HP bernomor 087884416017 dan HP bernomor 08118003535 ini terjadi pada 14 Januari 2013 pada pukul 12.24 WIB. Durasi percakapan ini selama 1 menit 32 detik.

Di dalam percakapan itu dibahas masalah pengantaran uang sebesar US$ 40 ribu atau sekitar Rp 400 juta. Fathanah dan Lutfi membahas di mana dan kapan uang tersebut diserahterimakan. Juga terlontar istilah 'pajak preman' antara mereka. Luhtfi juga sempat menduga bahwa uang yang akan dikirimkan sebesar US$ 550 ribu.

Tidak jelas uang sebesar Rp 400 juta itu uang apa. Namun, dalam percakapan sebelumnya tertanggal 9 Januari 2013, Fathanah dan Lutfi pernah membahas soal permintaan jatah Rp 5.000/kg dari kuota impor 8.000 ton daging sapi yang akan diajukan. Jika skenario berhasil, maka Fathanah dan LHI akan mendapat Rp 40 miliar.

Berikut petikan percakapan Fathanah dan LHI soal teknis pengiriman uang US$ 40 ribu:

0617 Halo
3535 Mau dibawa kemana nganter ini yang empat puluh ribu dollar ?
6017 Eee empat puluh ribu ?
3535 Iya dua ratus lima puluh sudah ditransfer ke itu, siapa. Dua ratus lima puluh juta, transfer. terus...
6017 Ente ente ada di mana sekarang?
3535 Ana lagi di Depok. Tapi mau ke Jakarta. Mau diantarin kemana?
6017 Ada lagi di DPP jam satu baru mau meninggalkan DPP
3535 Ya udah Ana usahakan deh kalau lewat DPP, lewat DPP ana tinggalin langsung jalan nih. Ya udah siap aja
6017 Ana ana kirain ente mau kirim lima ratus lima puluh
3535 Eh jadi Ana rugi. ini bisa-bisa. bisa-bisa gunung antum ini, gunung antum ini. Nanti Ana kasih tau. Gunung Antum bisa meledak lho. Artinya betul-betul nggak ada pemasukan di Antum, Terus korek korek korek korek korek akhirnya. Akhirnya meledak sendiri deh. Ngak kayak bisa tidur lagi di rumah.
6017 Ngak..nggak yang yang yang dulu kan potong pajak dua puluh lima persen. Kalo yang sekarang ..haha..
3535 Ya Allah, ini pajak kali ini, pajak preman, ya akhi. Ini pajak pereman ini.
6017 Ya udah, Ana jam satu berangkat, kalau mau kesini sebelum jam satu ya.
3535 Ke KPU. Kalau ada nyusul deh, dimana Ana titip sapa Yopa kek, Siapa kan itu yang tugas hari ini. Ana tahu siapa. ya udah. Kan bisa bisa gunung meledak sendiri nih. Kagak ada pemasukan.
6017 Ya udah. Yok, Wassalamualaikum.
3535 Yassalam.

Percapakan selesai.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%