detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 17/05/2013 19:32 WIB

Tak Ada Kader PKS yang 'Temani' Luthfi di Bangku Pengunjung Sidang

Ikhwanul habibi - detikNews
Foto: Khabibi
Jakarta - Eks presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq bersaksi untuk dua terdakwa kasus suap impor daging, Arya dan Juard Effendi di pengadilan Tipikor. Namun tak ada elite PKS yang hadir untuk sekedar mendengarkan kesaksian LHI.

Luthfi Hasan memasuki ruang sidang pengadilan Tipikor sekitar pukul 18.45 WIB, Jumat (17/5/2013). Tak tampak ada petinggi PKS di hadirin pemantau sidang. Juga tak ada simpatisan PKS hadir dengan atribut.

Saat memasuki ruang sidang Luthfi lebih banyak diam. Saat ditanya siapa yang menemani di sidang, Luthfi juga diam saja.

Saat ini sidang tengah berlangsung dengan agenda mendengarkan kesaksian Luthfi. Baru saja diperdengarkan rekaman percakapan Luthfi dengan pejabat Kementan terkait impor daging sapi.

Luthfi sendiri baru saja memberikan sejumlah kesaksian. Seperti mengaku diminta kyai untuk membahas impor daging sapi.

Pengunjung sidang malam hari ini juga tak seramai siang tadi, saat Pengadilan Tipikor menghadirkan Maharani Suciono dan Ahmad Fathanah menjadi saksi.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(van/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%