detikcom
Jumat, 17/05/2013 19:32 WIB

Tak Ada Kader PKS yang 'Temani' Luthfi di Bangku Pengunjung Sidang

Ikhwanul habibi - detikNews
Foto: Khabibi
Jakarta - Eks presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq bersaksi untuk dua terdakwa kasus suap impor daging, Arya dan Juard Effendi di pengadilan Tipikor. Namun tak ada elite PKS yang hadir untuk sekedar mendengarkan kesaksian LHI.

Luthfi Hasan memasuki ruang sidang pengadilan Tipikor sekitar pukul 18.45 WIB, Jumat (17/5/2013). Tak tampak ada petinggi PKS di hadirin pemantau sidang. Juga tak ada simpatisan PKS hadir dengan atribut.

Saat memasuki ruang sidang Luthfi lebih banyak diam. Saat ditanya siapa yang menemani di sidang, Luthfi juga diam saja.

Saat ini sidang tengah berlangsung dengan agenda mendengarkan kesaksian Luthfi. Baru saja diperdengarkan rekaman percakapan Luthfi dengan pejabat Kementan terkait impor daging sapi.

Luthfi sendiri baru saja memberikan sejumlah kesaksian. Seperti mengaku diminta kyai untuk membahas impor daging sapi.

Pengunjung sidang malam hari ini juga tak seramai siang tadi, saat Pengadilan Tipikor menghadirkan Maharani Suciono dan Ahmad Fathanah menjadi saksi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(van/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%