detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Jumat, 17/05/2013 17:24 WIB

Darin Mumtazah, Pelajar yang Diperiksa KPK Dalam Kasus Luthfi Mangkir

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Darin Mumtazah, seorang pelajar yang dijadwalkan diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus pencucian uang Luthfi Hasan mangkir. Tanpa ada alasan yang jelas, dia tak memenuhi panggilan KPK.

"Tak hadir," kata juru bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi, Jumat (17/5/2013).

Johan menjelaskan, tak ada keterangan yang masuk ke KPK soal ketidakhadiran Darin itu. Soal siapa Darin itu, hanya disebutkan di surat pemanggilan sebagai pelajar dan diperiksa sebagai saksi untuk Luthfi.

Informasi yang diterima detikcom, Darin bukanlah anak Luthfi Hasan. Perempuan cantik berdarah Arab ini anak kandung salah seorang kader PKS.

"Dia anak kader PKS, cukup terkenal bapaknya," kata sumber tersebut kepada detikcom.

Sayangnya, tak ada pihak PKS yang mau mengkonfirmasi soal sosok Darin dan hubungannya dengan Luthfi.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rni/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%