Jumat, 17/05/2013 15:53 WIB

Suap Impor Daging Sapi

BBM dengan Elda Gunakan Kode 'Hidup Putih', Fathanah: Itu PKS

Moksa Hutasoit - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Jaksa menayangkan percakapan antara Ahmad Fathanah dengan Elda Deviana Adiningrat melalui layanan BBM. Dalam percakapan BBM itu, kedua orang ini beberapa kali menggunakan istilah 'Hidup Putih'.

Transkrip percakapan ini ditayangkan dalam sidang lanjutan Arya Effendy dan Juard Effendi di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (16/5/2013).

"Puji syukur dan terima kasih ibu..nanti saya ke sana," kata Fathanah yang menggunakan nama AFF dalam BBM nya.

Tidak diketahui apa maksud Fathanah mengucapkan terima kasih kepada Elda. Namun Fathanah berjanji akan segera bertemu dengan Elda.

"Insya Allah ibu saya ke sana terimakasih ibu terima kasih..." Lanjut Fathanah..

"Aku kan putih jg," kata Elda.

"Iye salam hormat putih buat ibu," balas Fathanah.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mok/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%