detikcom

Jumat, 17/05/2013 14:42 WIB

Suap Impor Sapi

Arti Senyuman Maharani Saat Ditanya 'Keintiman' dengan Fathanah di Hotel

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Maharani Suciyono membuka kisahnya dengan Ahmad Fathanah mulai dari pertemuan hingga digerebek penyidik KPK tanpa pakaian di Hotel Le Meredien. Perempuan cantik itu sering tersenyum simpul.

Senyuman manis merekah dari bibir Maharani saat bersaksi di hadapan majelis hakim yang diketuai Purwono Edi Santoso di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (17/5/2013).

Ia menceritakan awal mula perkenalannya dengan suami Sefti Sanustika pada di Hotel Le Meridien pada awal Februari 2013 silam.

Menurut dia, Fathanah ingin berkenalan. Maharani pun tidak kuasa menolak permintaan pria yang dikenal dekat dengan sejumlah perempuan cantik itu.

Maharani mengaku diajak Fathanah ke dalam kamar hotel. "Tidak lama Pak Ahmad Fathanah ajak ke atas, kamar," kata Maharani sambil tersenyum kecil.

Ia juga menceritakan penggerekan penyidik KPK. Keduanya digerebek dan ditemukan tidak berpakaian.

"15 Menit di kamar tiba-tiba ada orang ketok pintu.
Saya baru tahu itu adalah penyidik KPK," kata Maharani.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(aan/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%