detikcom
Jumat, 17/05/2013 14:13 WIB

Suap Impor Sapi

Digerebek KPK Tak Berpakaian, Fathanah Buka Pintu dan Maharani di Toilet

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Maharani dan Ahmad Fathanah berdua-duaan di dalam kamar di Hotel Le Meredien tak berpakaian. Mereka tiba-tiba digerebek penyidik KPK.

Maharani menyampaikan kesaksian itu di hadapan majelis hakim yang diketuai Purwono Edi Santoso di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (17/5/2013).

Maharani mengatakan penyidik KPK datang 15 menit setelah dirinya berada di kamar bersama Fathanah.

"15 Menit di kamar tiba-tiba ada orang ketok pintu. Saya baru tahu itu adalah penyidik KPK," kata Maharani.

Posisi Anda saat itu di mana? tanya sang hakim.

"Saya di kamar mandi," jawab Maharani sambil tersenyum simpul.

Kalau belum kenal Fathanah kenapa mau diajak ke kamar? cecar hakim.

Maharani tidak menjawab hanya mesam mesem.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%