Detik.com News
Detik.com
Jumat, 17/05/2013 13:17 WIB

Geng Motor XTC dan RPM Saling Serang di Garut, 2 Orang Diciduk

Mansur Hidayat - detikNews
Geng Motor XTC dan RPM Saling Serang di Garut, 2 Orang Diciduk Foto: Mansur Hidayat/detikcom
Garut - Lagi-lagi geng motor berulah. 2 Anggota geng motor Racing Pilot Moonreker (RPM) menganiaya anggota geng motor XTC di Garut.

2 Anggota geng motor RPM itu berinisial, Mh (23) dan Yi (20), diciduk diciduk aparat Polsek Kadungora Garut. Kasusnya kemudian dilimpahkan ke Polres Garut, Jum'at (17/5/2013).

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi menyatakan, kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Kadungora, Garut. Mereka menganiaya anggota geng motor XTC yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

"Mereka menebas pakai golok hingga seorang XTC terluka parah," kata Dadang di Mapolres Garut, Jalan Jend Sudirman.

Informasi yang didapatkan kepolisian, di wilayah Kadungora, kelompok geng motor RPM berniat menghabisi kelompok geng motor XTC. Polisi akan bertindak tegas.

"Ini sudah sangat bahaya. Beruntung korbannya masih bisa diselamatkan," jelas Dadang.

Sejauh ini, polisi telah menangani kasus kekerasan dan tindakan kriminal lainnya yang dilakukan geng motor di Garut. Ada belasan kasus dengan pelaku yang diamankan sebanyak 23 orang.

"Termasuk di antaranya panglima perang geng motor Brigez yang telah memakan korban cukup banyak," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%