detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 17/05/2013 13:17 WIB

Geng Motor XTC dan RPM Saling Serang di Garut, 2 Orang Diciduk

Mansur Hidayat - detikNews
Foto: Mansur Hidayat/detikcom
Garut - Lagi-lagi geng motor berulah. 2 Anggota geng motor Racing Pilot Moonreker (RPM) menganiaya anggota geng motor XTC di Garut.

2 Anggota geng motor RPM itu berinisial, Mh (23) dan Yi (20), diciduk diciduk aparat Polsek Kadungora Garut. Kasusnya kemudian dilimpahkan ke Polres Garut, Jum'at (17/5/2013).

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi menyatakan, kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Kadungora, Garut. Mereka menganiaya anggota geng motor XTC yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

"Mereka menebas pakai golok hingga seorang XTC terluka parah," kata Dadang di Mapolres Garut, Jalan Jend Sudirman.

Informasi yang didapatkan kepolisian, di wilayah Kadungora, kelompok geng motor RPM berniat menghabisi kelompok geng motor XTC. Polisi akan bertindak tegas.

"Ini sudah sangat bahaya. Beruntung korbannya masih bisa diselamatkan," jelas Dadang.

Sejauh ini, polisi telah menangani kasus kekerasan dan tindakan kriminal lainnya yang dilakukan geng motor di Garut. Ada belasan kasus dengan pelaku yang diamankan sebanyak 23 orang.

"Termasuk di antaranya panglima perang geng motor Brigez yang telah memakan korban cukup banyak," pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%