detikcom
Jumat, 17/05/2013 13:16 WIB

Darin Mumtazah Bukan Anak Luthfi Hasan

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Siapa Darin Mumtazah, seorang pelajar SMA yang jadi saksi kasus dugaan pencucian uang mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq? Banyak pihak menduga Darin merupakan anak Luthfi. Tapi, ternyata tidak. Darin merupakan anak salah seorang kader PKS, tapi dekat dengan Luthfi.

Hingga sekarang belum ada pihak yang bisa mengkonfirmasikan apa hubungan Darin dengan Luthfi. Yang jelas, hari ini Jumat (17/5/2013), merupakan jadwal pemeriksaan kedua Darin. Dalam pemeriksaan pertama beberapa waktu lalu, Darin berhalangan hadir, karena sedang mengikuti ujian nasional.

Informasi yang diterima detikcom, Darin bukanlah anak Luthfi Hasan. Perempuan cantik berdarah Arab ini anak kandung salah seorang kader PKS. "Dia anak kader PKS, cukup terkenal bapaknya," kata sumber tersebut kepada detikcom.

Lantas mengapa Darin dijadikan saksi untuk kasus dugaan pencucian uang Luthfi Hasan? Sumber tersebut menjelaskan bahwa Darin juga memiliki hubungan keluarga dengan Luthfi. "Yang jelas, dia bukan anak Luthfi. Tunggu saja, nanti infonya pasti mengejutkan," ujar dia.

Hubungan keluarga seperti apa Darin dengan Luthfi masih belum jelas. Saat ditanya soal Darin, Luthfi tidak mau menjawab apa pun. Saat ditemui wartawan di sela-sela menunggu persidangan di Pengadilan Tipikor sebelum salat Jumat, Luthfi hanya mengangkat bahunya.

Hingga pukul 12.50 WIB, belum diketahui apakah Darin memenuhi panggilan KPK atau tidak. Namun pengamatan wartawan, belum ada remaja perempuan yang terlihat datang ke KPK untuk menghadap sebagai saksi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rni/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
54%
Kontra
46%