detikcom
Jumat, 17/05/2013 12:14 WIB

Updated

Pejabat Dinas PU Kalbar Ditangkap Saat Pesta Sabu di Diskotik

E Mei Amelia R - detikNews
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto
Jakarta - Aparat Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap pejabat Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Barat, BA. BA diduga ditangkap saat sedang berpesta narkotika di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Jakarta Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Iya betul, tetapi saya belum dapat data lengkapnya," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Informasi dihimpun, BA ditangkap pada Jumat malam tiga minggu lalu di diskotik tersebut. BA ditangkap bersama 8 orang lainnya.

Dari hasil penggeledahan, hanya 3 orang yang didapati memiliki shabu. Saat ini, para pelaku masih diproses di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mei/rmd)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close