detikcom
Jumat, 17/05/2013 09:38 WIB

Pilkada Bali, 139 Ribu Warga Denpasar Golput

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - Partisipasi warga Denpasar dalam Pilkada Bali menurun. Angka golput mencapai 139.670 atau 32,50 persen.

Demikian hasil Rekapitulasi KPUD Denpasar pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali hingga Jumat (17/5/2013). Angka golput membengkak dari prediksi KPUD Kota Denpasar, yaitu sebanyak 20 persen. Tingginya golput dipicu tingginya mobilitas warga di ibu kota provinsi Bali ini.
Jumlah pemilih di Denpasar berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah 429.777 jiwa.

Ketua KPUD Kota Denpasar, I Made Gede Ray Misno, mengatakan dari awal pihaknya berharap angka golput di Denpasar bisa ditekan ke angka maksimal 20 persen. Hanya saja perkiraan itu meleset dari target semula.

"Yang namanya target kan bisa saja,” kata I Made Gede Ray Misno kepada wartawan Jumat (16/5/2013).

Saat ini rekapitulasi perolehan suara masih dilakukan di setiap desa kelurahan di Denpasar.

Hasil penghitungan sementara angka perolehan suara di Denpasar pasanggan Anak Aggung Ngurah Puspayoga dan I Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) unggul dengan perolehan suara sebanyak 63,79 persen. Pasangan yang diusung PDIP ini unggul di semua kecamatan di Denpasar. Untuk paket Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) mendapatkan suara 36,21 persen.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%