detikcom
Jumat, 17/05/2013 05:07 WIB

Mentan, Luthfi, dan Fathanah Jadi Saksi di Pengadilan Tipikor

Moksa Hutasoit - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sidang dugaan suap kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian terus berlanjut. Menteri Pertanian Suswono, Luthfi Hasan Ishaaq, dan Ahmad Fathanah dijadwalkan akan dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor.

Mereka bertiga akan memberi kesaksian untuk terdakwa Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel. "Saksi Ahmad Fathanah, Luthfi dan Mentan," kata kuasa hukum terdakwa, Denny Kailimang, Jumat (17/5/2013).

Selain mereka, ada lagi nama yang bakal dijadikan saksi. Dia adalah mahasiswi Maharany yang ikut ditangkap bersama Fathanah oleh KPK di Hotel Le Meridien. Belakangan Maharany dibebaskan karena dianggap tidak terkait penyuapan.

Sebenarnya, ada juga dua nama yang rencananya akan dihadirkan lagi dalam sidang kali ini. Mereka adalah Dirut PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman dan Elda Devianne Adiningrat.

Elda dan Maria sudah pernah bersaksi di persidangan. Namun atas permintaan majelis hakim, mereka akan dikonfrontir di persidangan.

"Hari Jumat (17/5) akan dikonfrontir dengan Ahmad Fathanah dan Elda. Jadi saudara datang lagi," kata hakim ketua Purwono Edi Santoso di Pengadilan Tipikor, Rabu (15/5) lalu.

Permintaan hakim ini sehubungan dengan adanya perbedaan kesaksian antara Elda-Fathanah dan Elizabeth. Elda secara jelas menyebut ada permintaan dana terkait kuota impor, namun Elizabeth berkata sebaliknya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mok/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%