Detik.com News
Kamis, 16/05/2013 23:10 WIB

Rumah boneka Barbie dibuka di Berlin

BBCIndonesia.com - detikNews
Rumah ukuran normal untuk boneka anak-anak Barbie telah dibuka di Berlin, Jerman, di tengah protes aktivis yang mengatakan bangunan itu mewakili propaganda diskriminasi atas dasar jenis kelamin.

Rumah Barbie dibangun atas dasar model mainan dan bentuknya sesuai dengan rumah mainan Barbie, salah satu mainan paling populer di dunia sejak diluncurkan pada 1959.

Rumah Barbie di Berlin diberi nama Barbie Dreamhouse Experience.

Wartawan BBC di kota itu Steve Evans melaporkan bangunan rumah berwarna merah muda itu seluas separuh lapangan sepak bola. Diperlukan ratusan galon cat warna merah muda untuk memoles rumah Barbie.

"Ada dapur, panggung untuk pameran mode, panggung karaoke dan juga aksesori-aksesori lain yang berhubungan dengan boneka Barbie," jelas Evans.

Rumah Barbie di Berlin ini dibuka bagi umum hingga tanggal 25 Agustus sebelum dipindahkan ke kota-kota lain di benua Eropa.

Pembukaan sempat diwarnai protes oleh kalangan aktivis. Mereka mengatakan rumah tersebut mencerminkan diskriminasi atas dasar jenis kelamin.

Seorang pemrotes mengatakan warna merah muda bermakna "godaan, mata besar dan bulu mata panjang dan lebih dari sekedar itu semuanya mencerminkan penampilan luar".

Para pejabat pemerintah di Berlin mengatakan Barbie Dreamhouse Experience diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Berlin.

(bbc/bbc)

  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%