Detik.com News
Detik.com

Kamis, 16/05/2013 18:55 WIB

KPK Buka Peluang Bagi Anggota TNI Jadi Penyidiknya

Moksa Hutasoit - detikNews
KPK Buka Peluang Bagi Anggota TNI Jadi Penyidiknya
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kesempatan bagi seluruh WNI untuk menjadi bagian lembaga antikorupsi tersebut. Lowongan ini juga terbuka bagi prajurit TNI yang bercita-cita menjadi penyidik.

Lowongan ini akan dibuka terhitung sejak Jumat (17/5) pukul 00.00 WIB hingga Sabtu (25/5) mendatang. Undangan ini bisa dilihat di website resmi KPK.

Tercatat ada 286 posisi yang bisa diisi oleh warga dan akan menjadi pegawai tetap KPK. Termasuk Deputi Informasi dan Data, Kepala Protokoler KPK, hingga penyidik.

Seluruh persyaratan serta ketentuan akan ditayangkan di website KPK. KPK menjamin proses rekrutmen akan dilakukan oleh konsultan luar. Dan nantinya akan dilakukan wawancara akhir langsung oleh pimpinan KPK.

"Silakan dilihat di website nanti," kata Kepala Biro SDM KPK, Apin Avian di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (16/5/2013).

Khusus untuk posisi penyidik, bukan prajurit TNI saja yang diperbolehkan mendaftar. Namun terlebih harus bersedia melepas statusnya di kesatuan itu bila kelak lolos seleksi hingga tahap akhir.

"Namanya alih profesi, dia harus mengundurkan diri kemudian masuk (KPK)," tandasnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mok/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%