Detik.com News
Detik.com
Kamis, 16/05/2013 13:02 WIB

Terpeleset dan Kesetrum, Pekerja di Cilacap Tewas di Atap Sekolah

Arbi Anugrah - detikNews
Terpeleset dan Kesetrum, Pekerja di Cilacap Tewas di Atap Sekolah Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Cilacap - Sunarto (39), tewas terpanggang di atas gedung sekolah SMKN 1 Cilacap, Jalan Sutomo Cilacap, Jateng. Korban terpeleset dan tubuhnya menggantung di kabel tiang listrik saat memperbaiki asbes di salah satu gedung sekolah tersebut.

"Dia jatuh dan tubuhnya mengenai kabel tiang listrik di sampingnya," Kata Koordinator Pos Basarnas Cilacap, Trijoko, kepada wartawan, Kamis (16/5/2013).

Sunarto memperbaiki atap bersama Suyanto (36). Tak diketahui sebabnya, warga RT 02 RW 05 Kecamatan Jeruk Legi, Cilacap itu terpeleset dan mengenai kabel di sampingnya. Tubuh pria itu hangus terbakar dan mengeluarkan asap.

"Kami berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan listrik di wilayah tersebut. Setelah kistrik padam kami langsung mengevakuasi korban," jelasnya.

Warga sekitar yang penasaran terus memadati tempat kejadian untuk melihat proses evakuasi korban dari tiang listrik tersebut. Korban dibawa ke RSUD Cilacap untuk diautopsi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(arb/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%